Hajar jahanam cair, 4 hal yang sering terlupakan saat menggunakannya

Hajar jahanam cair dan batu sampai saat ini masih menjadi salah satu obat ejakulasi dini yang banyak diminati oleh konsumen, meskipun banyak alasan namun salah satu alasan yang paling mendasar adalah harganya yang sangat terjangkau bagi semua kalangan. Selain itu alasan lain yang bisa diacungi jempol adalah karena khasiatnya yang sungguh luar biasa, untuk itulah sampai saat ini hajar jahanam cair ataupun batu bisa dibilang obat ejakulasi paling laris diIndonesia yang banyak dicari oleh kaum lelaki.

Hajar jahanam cair ataupun batu merupakan obat ejakulasi dini yang didatangkan dari timur tengah, menurut informasinya obat ini pertama kali masuk Indonesia sekitar tahun 2000an yang dibawa oleh jamaah haji Indonesia. Karena keampuhannya mengatasi masalah ejakulasi dini akhirnya hajar jahanam diImpor dalam jumlah yang besar dan dijual belikan dIndonesia sampai saat ini. Bagi anda yang baru pertama kali mendengar nama hajar jahanam tentu masih bertanya tanya dimana membelinya, karena kebanyakan orang menyebutnya dengan ramuan timur tengah, dan pastinya anda akan kepikiran bahwa obat ini belinya dinegara timur tengah (Mesir), padahal saat ini diIndonesia dapat dengan mudah anda temui.

Untuk para pengguna hajar jahanam cair atau batu yang baru pertama kali pasti ada beberapa masalah yang sering dihadapinya, sehingga terkadang ada yang bilang bahwa hajar jahanam khasiatnya tidak ampuh, padahal apabila kita telusuri ada beberapa penyebab yang menyebabkan hal tersebut yaitu tentang cara pakai hajar jahanam yang salah. Itu artinya apabila anda tidak mau mencari tahu apa saja penyebab yang salah ketika menggunakan hajar jahanam, maka khasiat dari hajar jahanam yang ampuh tidak dapat anda dapatkan. Untuk itulah tanyakan cara penggunaan hajar jahanam yang baik itu seperti apa, tanyakan kepada penjualnya, jangan ragu ragu, khususnya bagi anda yang baru pertama kali menggunakannya.

Hajar jahanam cair roll on, inilah 4 hal yang sering terlupakan ketika menggunakannya

hajar jahanam cair

Tahukah anda bahwa sebenarnya ada beberapa penyebab saja kenapa hajar jahanam cair tidak ada khasiatnya, untuk itu jika kita mengetahui penyebabnya maka kita dapat mengetahui bagaimana cara mengatasinya, dengan begitu khasiat hajar jahanam bisa seperti yang kita harapkan. Ketika menggunakan hajar jahanam ada beberapa hal yang sering diabaikan para pengguna, sehingga hal tersebut dapat berdampak yang tidak baik bagi penggunanya, dan berikut 4 hal yang sering dilupakan para konsumen ketika menggunakan hajar jahanam cair roll on.

1. Lupa mengkocok botolnya

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa hajar jahanam cair roll on merupakan hajar jahanam turunan dari hajar jahanam batu, pembuatan hajar jahanam cair ini melalui proses ekstraksi dimana proses ekstraksi tersebut menggunakan air sebagai campurannya. Untuk itulah kita perlu mengkocok botol roll onnya tersebut supaya endapannya merata. Coba anda perhatikan hajar jahanam cair roll on yang sudah anda beli, apabila anda menaruhnya dengan posisi berdiri pasti dibagian bawah seperti ada endapannya. Untuk itulah perlu kita kocok botolnya agar endapannya merata sehingga khasiatnya biasa sama semua.

2. Lupa mengoles kepala mr.p

Salah satu hal yang sering terlupakan ketika menggunakan hajar jahanam adalah lupa mengoles bagian kepala Mr.p, perlu anda ketahui bahwa tingkat ejakulasi setiap individu berbeda beda, ada yang ringan ada juga yang parah. Dan perlu anda ketahui juga bahwa area kepala mr.p inilah merupakan area yang paling sensitive, untuk itulah baik kondisi ejakulasi dini yang ringan ataupun yang parah ada baiknya kepala mr.p harus anda oles.

Banyak para pengguna hajar jahanam baru yang sering mengeluhkan khasiatnya kurang bagus. Setelah ditelusuri ternyata kepala Mr.p tidak mereka oles, untuk itu kami menyarankan anda untuk mengoleskan pada area kepala Mr.p apabila seblumnya area kepala mr.p tidak anda oles. Selain itu setelah pengolesan jangan langsung dicuci, biarkan dulu hingga 1 jam baru kemudian dicuci biar khasiat hajar jahanam cair meresap terlebih dulu.

3. Lupa mencuci

Salah satu hal yang sering terlupakan oleh para pengguna hajar jahanam adalah lupa mencucinya mr.p setelah mengoleskan hajar jahanam. Berdasarkan pengalaman konsumen yang lupa mencucinya rata rata dikarenakan ketiduran, dan setelah bangun langsung berhubungan intim. Meskipun tidak mengurangi khasiatnya namun jika anda lupa mencuci setelah mengoleskan hajar jahanam maka istri anda juga akan merasakan reaksi hangat yang ditimbulkan dari hajar jahanam tersebut. Untuk itu jika anda ingin melakukan hubungan intim dengan sang istri dan sebelumnya menggunakan hajar jahanam maka sebaiknya anda tidak berbaring, cobalah dengan aktifitas lain seperti nonton tv atau yang lainnya, supaya anda tidak ketiduran.

4. Lupa menutup botol roll onnya rapat rapat

Lupa menutup botol roll on dengan rapat juga salah satu hal yang sering terlupakan oleh para konsumen. Ketahuilah bahwa hajar jahanam cair roll on merupakan hajar jahanam yang sudah melalui proses ekstraksi dari hajar batu sehingga hajar jahanam bisa kadaluarsa meskipun dalam kurun waktu yang lama. Dia juga akan lebih cepat kadaluarsa apabila penyimpanan yang kita lakukan pada tempat yang tidak baik, seperti tempat yang terlalu panas, atau tempat ekstrem lainnya.

Menutup botol roll on kurang rapat juga dapat menyebabkan hajar jahanam cair tersebut akan lebih cepat kadaluarsa. Meskipun tidak berbahaya jika hajar jahanam tersebut kadaluarsa namun akan mengurangi khasiat dari hajar jahanam tersebut. Untuk itulah tutuplah secara rapat rapat agar hajar jahanam cair yang sudah anda gunakan tidak kadaluarsa, sehingga khasiatnya masih tetap sama seperti sewaktu pertama kali anda membukanya.

Itulah beberapa hal yang sering terlupakan ketika menggunakan hajar jahanam cair, apabila penggunaan hajar jahanam cair ataupun batu sudah benar dan hal hal diatas tidak anda lupakan maka khasiat hajar jahanam yang hebat bisa seperti yang anda harapkan.

Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*